Bagaimana mestinya
Membuatmu jatuh hati kepadaku
Tlah kutuliskan sejuta puisi
Meyakinkanmu
Membalas cintaku
Haruskah ku mati karenamu
Terkubur dalam kesedihan...sepanjang waktuku
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku
Hentikan denyut nadi jantungku
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku
Untuk...memilikimu
Adakah keikhlasan
Dalam palung jiwamu...mengetukmu
Ajarkanmu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku
Tiadakah ruang di hatimu untukku
Yang mungkin bisa tuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk
Di saat ku layu
Kusetia menantimu hingga akhir masa
Jumat, 08 Oktober 2010
Minggu, 03 Oktober 2010
Rahasia di Balik Permainan JAELANGKUNG
Apakah sebenarnya Jalangkung itu? Untuk kita yang tinggal di Indonesia, saya rasa bukan sesuatu yang asing terdengar di telinga kita. Bahkan diantara kita pernah memainkannya pada waktu kita dibangku sekolah dengan menggunakan peralatan tulis (jangka) untuk bertanya atau meramal sesuatu. Namun terlepas itu semua, sebenarnya apa sih jalangkung itu?
Menurut beberapa informasi yang didapatkan (dengar dari beberapa teman) bahwasanya Jalangkung atau Jelangkung ini suatu permainan yang berkembang di daerah-daerah khususnya di pulau jawa, pada umumnya dahulu dimainkan di desa-desa dengan menggunakan orang-orangan sawah untuk memanggil arwah, sehingga arwah tersebut "masuk" kedalamnya. Biasanya permainan ini dimainkan secara beramai-ramai pada saat terang bulan, dan bila arwah tersebut datang dia akan memperkenalkan dirinya dan bercerita dengan menggunakan bantuan alat tulis (seperti dapur,dll).
Pertanyaan pun beraneka ragam yang dilontarkan kepada jalangkung tersebut antara lain nama arwah, tahun berapa dia meninggal dan penyebabnya. Bahkan tidak jarang dimanfaatkan untuk mengetahui peruntungan masa yang akan datang (walaupun tidak diketahui kebenarannya). Permainan ini cukup sederhana bahkan waktu saya duduk dibangku SMA, saya sering melihat teman-teman dengan menggunakan Jangka dengan gambar lingkaran lengkap dengan huruf abjad yang tergambar dalam kertas. Dengan diiringi suatu lirik lagu sederhana (mungkin ini adalah mantra pemanggilnya), dapat memungkinkan terjadinya jalangkung. Setelah Jalangkung itu ada, maka kita dapat bertanya apa saja dan dia akan menjawab dengan menggunakan alat bantu yang kita sediakan tadi.
Namun bukan berarti ini adalah permainan yang TIDAK berbahaya, bahwa sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarang, karena kitapun terkadang harus memenuhi permintaan Jalangkung (mengantarkannya pulang kembali ke suatu tempat atau yang lainnya) dan bila kita tidak memenuhinya, maka biasanya Jalangkung akan marah dan dapat membuat masalah untuk para pemanggilnya!
Menurut beberapa informasi yang didapatkan (dengar dari beberapa teman) bahwasanya Jalangkung atau Jelangkung ini suatu permainan yang berkembang di daerah-daerah khususnya di pulau jawa, pada umumnya dahulu dimainkan di desa-desa dengan menggunakan orang-orangan sawah untuk memanggil arwah, sehingga arwah tersebut "masuk" kedalamnya. Biasanya permainan ini dimainkan secara beramai-ramai pada saat terang bulan, dan bila arwah tersebut datang dia akan memperkenalkan dirinya dan bercerita dengan menggunakan bantuan alat tulis (seperti dapur,dll).
Pertanyaan pun beraneka ragam yang dilontarkan kepada jalangkung tersebut antara lain nama arwah, tahun berapa dia meninggal dan penyebabnya. Bahkan tidak jarang dimanfaatkan untuk mengetahui peruntungan masa yang akan datang (walaupun tidak diketahui kebenarannya). Permainan ini cukup sederhana bahkan waktu saya duduk dibangku SMA, saya sering melihat teman-teman dengan menggunakan Jangka dengan gambar lingkaran lengkap dengan huruf abjad yang tergambar dalam kertas. Dengan diiringi suatu lirik lagu sederhana (mungkin ini adalah mantra pemanggilnya), dapat memungkinkan terjadinya jalangkung. Setelah Jalangkung itu ada, maka kita dapat bertanya apa saja dan dia akan menjawab dengan menggunakan alat bantu yang kita sediakan tadi.
Namun bukan berarti ini adalah permainan yang TIDAK berbahaya, bahwa sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarang, karena kitapun terkadang harus memenuhi permintaan Jalangkung (mengantarkannya pulang kembali ke suatu tempat atau yang lainnya) dan bila kita tidak memenuhinya, maka biasanya Jalangkung akan marah dan dapat membuat masalah untuk para pemanggilnya!
Langganan:
Postingan (Atom)



